logoblog

Cari

Tutup Iklan

Biar Tahu Tanda Tsunami

Biar Tahu Tanda Tsunami

Kedatangan gempa bumi sangat sulit untuk diprediksi, sementara tsunami dapat diketahui tanda-tandanya. Akan tetapi, dengan gempa bumi yang dahsyat dapat menyebabkan

Rupa-Rupa

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
05 September, 2018 23:07:44
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 3332 Kali

Kedatangan gempa bumi sangat sulit untuk diprediksi, sementara tsunami dapat diketahui tanda-tandanya. Akan tetapi, dengan gempa bumi yang dahsyat dapat menyebabkan terjadinya tsunami. Wajar saja kalau warga masyarakat Lombok panik akan terjadinya tsunami, namun perlu dipahami tanda-tanda tsunami ketika gempa yang berskala tinggi telah menerjang.

Tahun 2004, Aceh dilanda tsunami terdahsyat dan terbesar sepanjang sejarah manusia. Kurang lebih 230 ribu orang meninggal dunia akibat tersapu gelombang laut yang seketika menyapu daratan. Demikian juga dengan tsunami yang pernah terjadi di Pantai Awang, Kecamatan Mujur Lombok Tengah pada tahun 1978 melululantahkan banyak rumah penduduk.

Berdasar dari musibah gempa dan tsunami yang pernah terjadi pada Aceh dan Awang, berbagai catatan pengalaman tentang tanda-tanda tsunami, baik melalui media sosial maupun tuturan langsung dari masyarakat nelayan yang ada di daerah pesisir pantai.

 “Dengan gempa yang berkekuatan tinggi di laut dan tejadinya perubahan pada gelombang air laut berarti itu adalah pertanda tsunami,” ujar Daeng Liwang, seorang nelayan tua yang menjadi saksi perubahan gelombang air laut ketika terjadi tsunami di Awang.

“Biasanya tsunami itu terjadi ketika gempa itu terjadi di dasar laut. Kekuatan gempa itu memang sangat besar, dan tak lama kemudian ada suara gemuruh yang kita tidak tahu arah datangnya dari mana, dan selang beberapa menit kemudian terjadilah tsunami hebat,” ujar Pak Nyantel (66 th), seorang nelayan dan sekaligus sebagai sanro (dukun laut) yang berdomisili di Klongkong dekat Pantai Awang, Lombok Tengah.

Abdul Hakim (65 th), juga seorang nelayan dari Lungkak-Tanjung Luar, dan ia mengatakan bahwa proses awal tsunami ditandai dengan surutnya air laut secara tiba-tiba. Ia pun mengetahuinya ketika terjadi tsunami di Awang, sehingga ketika orang-orang di sekitar rumahnya pada mengunsi ke Lapangan Kruak, Lombok Timur, ia pun tetap berdiam di rumahnya.

Tentang surutnya air laut, dari BMKG mengatakan bahwa hal itu adalah tanda tsunami karena terbukanya lempengan bumi di bawah laut, otomatis air laut akan mengisi ruang kosong yang dibuat oleh lempengan bumi yang terbuka.Namun, setepatnya bahwa pada proses ini biasanya banyak ikan yang bergelimpangan di tepi pantai sehingga orang-orang yang tinggal di pantai akan langsung pergi ke laut untuk mengumpulkan ikan-ikan tersebut. Tapi sesungguhnya hal ini tidak boleh dilakukan. Yang mana ketika lempengan bumi kembali menutup secara tiba-tiba, gelombang besar akan segera terjadi dan menyeret orang-orang yang sedang mengumpulkan ikan-ikan yang bergelimpangan di tepi pantai. Inilah yang terjadi ketika tsunami terjadi di Aceh, Tatkala air laut lagi surut, orang-orang pantai berkumpul untuk mengumpulkan ikan, dan selang beberapa menit gelombang laut besar muncul dan mengejar orang-orang tersebut.

Tanda lain yang bisa terjadi pada saat akan terjadi tsunami adalah tanda-tanda hewan yang tidak lazim dari biasanya. Pada tahap ini, biasanya tidak kelihatan lagi aktivitas burung-burung camar yang biasanya muncul di area laut.Burung-burung ini memiliki insting yang tinggi akan bahaya yang terjadi pada beberapa waktu kemudian.

 

Baca Juga :


Gempa bumi yang berkekuatan di atas 7,0 SR dan berpusat di dasar laut dapat menyebabkan terjadinya tsunami. Memang, tidak semua gempa bumi berujung pada tsunami, namunsetidaknya penjelasan di atas menjadi referensi.

Tsunami Aaceh diawali dengan gempa bumi dahsyat yang berpusat di dasar laut. Apapun alasannya, kita harus lebih waspada menyikapi fenomena gempa bumi yang melanda di daerah kita.

Mengingat tsunami berasal dari laut, maka suatu terjemahan bahwa secara otomatis laut akan memberikan tanda akan datangnya tsunami. Selang beberapa menit sebelum munculnya gelombang besar, akan ada gelombang-gelombang kecil yang menandai kembalinya air laut.

Tatakala terlihat tanda-tanda tsunami di pantai, secepat-mungkin berlari menuju dataran tinggi, baik di pegunungan, maupun di bukit yang dekat agar kita dapat selamat dari terjangan tsunami yang begitu dahsyat.

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan