logoblog

Cari

Cerita Diwaktu Senja

Cerita Diwaktu Senja

Waktu pertama kali saya menginjakkan kaki di kota Mataram saya bener-bener kelihatan asing. Waktu itu masih di tahun 2015 lalu, ketika

Rupa-Rupa

Firman PurnaWirawan
Oleh Firman PurnaWirawan
28 April, 2018 13:41:05
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 21284 Kali

Waktu pertama kali saya menginjakkan kaki di kota Mataram saya bener-bener kelihatan asing. Waktu itu masih di tahun 2015 lalu, ketika memulai untuk mekanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin juga harus mengajar cita-cita yang sudah lama dimimpikan. 

Tahun 2015 lalu saya masih di berikan penasaran tentang wisatanya. Termasuk juga wisata pantainya  iyaa yang namanya anak kampung mengenal kota.  meskipun tinggal di Lombok tapi wisata masih belum saya kunjungi.  

Rasa penasaranpun semakin hari semakin besar. Tapi karena ekonomi masih berkecukupan, tentu saja belum bisa mengunjungi wisatanya.  Selama beberapa bulan kemudian, akhirnya keinginan untuk mengunjunginya pun kesampaian juga. Pertama yang menjadi target hanyalah Pantai senggigi yang memang terkenal indahnya. 

Pantai Senggigi menjadi salah satu surga bagi para pecinta wisata bahari. Tempat keindahan alam bersatu dengan apiknya pengelolaan pantai. Buat Anda yang berencana untuk berlibur, segera masukkan Pantai Senggigi dalam daftar tempat-tempat yang menjadi tujuan liburan Anda bersama keluarga dan orang-orang tercinta.

Setelah setengah di pantai senggigi, saya langsung menuju Pantai Ampenan.  Saya masih penasaran tentang cerita pantai ampenan tempo dulu. Yang katanya memiliki keindahan luar biasa dan memiliki sejarah yang tak terlupakan.  Tapi apa boleh buat, sejarahnya hanya kita tahu dan tampak seperti apa Kota Tua ampenan dulu.  berlibur seharian di pantai membuat saya capek, dan akhirnya juga rasa penasaranpun terbayar juga. 

Tapi ada yang menariknya adalah pembaharuan Pantainya, yang setelah beberapa tahun gak pernah berkunjung. Tempatnya juga semakin bagus dan strategis untuk melihat keindahan pantainya.  Berita ini saya lihat di sosial media.  Iya pastinya saya penasaran lagi kan tentang perubahannya.  

Beberapa hari kemudian pada saat itu tanggal 25 april 2018, saya  berkunjung lagi, waktu itu juga masih sore.  Cocok buat refresing otak sambil menunggu matahari tenggelam (Sunset). Hari yang mulai semakin sore, malaah semakin bagus pemandangannya. Apalagi ketika memulainya langit yang berwarna orange. pokoknya top deh.  Duduk ditepi pantai bersama sahabat membuat cerita baru dalam hidup. karena bukan pacar atau keluarga saja yang bisa membuat kita tertawa.  sahabat juga terpenting dalam hidup. 

 

Baca Juga :


Ketika senja mulai tiba di ujung barat sana, kami pun merasa rindu dengan indahnya.  karena ini juga pertemuan terakhir. mereka akan meninggalkan kita hanya untuk mengejar cita citanya juga.  Dan akhirnya kita memutuskan untuk diam dipantai ini sampai kita bosan. Malam itu juga adalah malam spesial bagi sahabat lama yang sedang berulang tahu. pastinya krjutan kami rangkai untuknya pada saat tengah malam atau pergantian harinya.  

Tertawa, bercanda,  bercerita dan benyanyi.  kami lakuakan semuanya, ini juga akan menjadi Senja terakhir kita bersama sahabat.  jadi kegilaan demi kegilaan kami lakukan hari itu  yang kami rasakan hanya kebahagiaan saja.  

Malam hari tiba, Waktu itu masih pukul jam 23:40. dan tinggal sebentar akan ada kejutan untuk sahabat. Bahkan pacarnya sahabat datang bersama teman temannya, tapi dia tidak tau,  iya yang namanya kejutan. kami pura pura marah padanya, padahal sebuah rekayasa semata. Pukul 23:58 kami siap siap memulai kejutannya.  

Dan akhirnya waktu itu tiba.  Hanya ucapan selamat ulang tahun padanya. Semua rasa kami rasakan malam itu. kebahagiaan dan kesedihan bercampur menjadi satu.  Cerita ini akan menjadi sejarah dalam hidupku. Ketika akan bertemu kembali lagi nanti.  kami akan berbahagia bersama lagi.  Salam dari kami sahabat. Semoga kalian bahagia dan sukses selalu.



 
Firman PurnaWirawan

Firman PurnaWirawan

Nama saya Firman Purnawirawan. Saya kuliah di IAIN MATARAM dan masuk organisasi para sahabat yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Saya anak ke dua dari tiga bersaudara.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan