logoblog

Cari

Tutup Iklan

Lestarikan Tenun Ikat NTB, Melalui Lomba Peragaan Busana

Lestarikan Tenun Ikat NTB, Melalui Lomba Peragaan Busana

Lestarikan Tenun Ikat Melalui Lomba Peragaan Busana Tenun Ikat NTB Lomba Peragaan Busana Tenun Ikat NTB Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Se

Rupa-Rupa

KM SyarlailiH
Oleh KM SyarlailiH
17 April, 2018 12:27:34
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 2414 Kali

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melestarikan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya adalah dengan menggelar perlombaan. 

Berkaitan dengan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Museum Negeri Provinsi NTB, menggelar Lomba Peragaan Busana Tenun Ikat NTB Tingkat SD/MI dan SMP/MTS, Selasa (17/4) bertempat di Museum Negeri NTB. Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2018. Mengambil tema 'Busana Kasual Tenun Ikat NTB', kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu alasan untuk mengenalkan budaya NTB kepada generasi muda. Dengan begitu, generasi muda akan lebih tahu dan bisa memperkenalkannya ke seluruh Indonesia atau ke dunia internasional.

 "Dengan tenun ikat kasual, lokal bisa menjadi  internasional. Kita sebagai pemandu dapat mengimbau para turis untuk lebih mengenal tenun ikat," terang Dra. Gunarti, ketua panitia kegiatan ini.

Antusias siswa SD/MI dan SMP/MTs  begitu besar. Ini ditunjukkan dari jumlah peserta yang mengikuti lomba. Tingkat SD/MI sebanyak 50 peserta, dan tingkat SMP/MTs sebanyak 86 peserta. Perlombaan yang diikuti dengan berbagai macam desain tenun ikat diperagakan di atas panggung menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap peserta.  Baiq Elsa Febriana merupakan salah satu peserta yang turut mengungkapkan ketertarikannya mengikuti lomba peragaan busana tenun ikat.

"Saya senang dengan lomba fashion yang bertema budaya, perkembangan tenun ikat di Lombok sangat bagus," tutur Elsa.

 

Baca Juga :


Perlombaan peragaan busana tenun ikat ini menghadirkan juri-juri yang  profesional di bidangnya. Dalam perlombaan ini, Jennifer Masrha, sukses meraih juara I untuk tingkat SD/MI. Sementara untuk tingkat SMP/MTs Juara I diraih oleh Gina Murni Cozzolino.

Kepala Museum Negeri Provinsi NTB, Drs. Zubair Muslim, mengimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan apresiasinya terhadap kekayaan budaya NTB. "Dengan terselenggaranya lomba tenun ini, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi, kecintaan terhadap karya masyarakat yang asli sejak zaman nenek moyang kita. Itu dapat kita angkat dan lestarikan," tuturnya. (Ely/Angga)



 
KM SyarlailiH

KM SyarlailiH

KM SyarlailiH

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan