logoblog

Cari

Tutup Iklan

Atas Bukit, Terlihat Seorang Nelayan di Teluk Pantai Nipah

Atas Bukit, Terlihat Seorang Nelayan di Teluk Pantai Nipah

Waktu menunjukkan pukul 13:30 WIB. Terik matahari masih terasa sangat panas, kulit pun seakan-akan terbakar. Namun pengunjung sudah terlihat ramai di

Rupa-Rupa

Suparman
Oleh Suparman
11 April, 2018 12:47:32
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 1105 Kali

Waktu menunjukkan pukul 13:30 WIB. Terik matahari masih terasa sangat panas, kulit pun seakan-akan terbakar. Namun pengunjung sudah terlihat ramai di sepanjang jalan pantai Senggigi. Pagi itu hari libur, sebagaimanan orang-orang pada umumnya, menghabiskan hari libur bersama keluarga dan sahabat dengan mengunjungi tempat-tempat wisata, seperti pantai Senggigi dan sekitarnya. Hari Sabtu (31/03)

Sepanjang jalan menuju pantai Senggigi, terlihat orang banyak dengan berbagai macam aktivitas dan kesibukan masing-masing, dari yang berjualan sampai menyibukkan diri dengan swafoto bersama. 

Jalan masih panjang terbentang, membelah tebing-tebing tinggi semakin menambah kecantikan dan keindahan tersendiri. Banyak dari pengujung menghentikan kendaraannya sejenak, sambil menikmati pemandangan di atas bukit. 

Di atas bukit, pengunjung akan dimanjakan oleh hamparan laut yang indah. Dari kejauhan, di ujung Barat pulau Lombok, terlihat gunung Agung Bali berdiri tegak menembus awan-awan di langit semakin menambah keindahan wisata Lombok Barat. 

Selain itu juga, terlihat vila-vila mewah yang di bangun di lereng-lereng gunung dan di kelilingi oleh pohon hijau semakim menambah keelokan alamnya. Kemudian di tepi pantai, hotel-hotel bertingkat yang menyajikan fasilitas mewah diapit oleh 2 bukit hijau semakin menarik wisatawan asing untuk berlibur di syurganya Alam Lombok. 

Saya bersama teman, melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor ke pantai Nipah Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kami ingin menikmati hari libur di pantai Nipah sebagai tujuan awal. Kami pun istrahat sejenak, sembari berfoto-foto di atas bukit yang berjarak sekitar 100 meter dari pantai Nipah, berada di sebuah tingkungan di jalan lintas Mataram-Tanjung, Lombok Utara.

Dengan kamera canon millik teman, Kami pun bergantian mengambil gambar dengan background teluk pantai Nipah, bukit gunung dan sebuah hotel yang sedang di bangun di ujung Utara Pantai Nipah berlantaikan sepuluh menambah keindahan background gambar kami. Sebelah Utara bukit, terlihat 3 pulau kecil atau gili yang terbentang di tengah laut yaitu Gili Trawangan, Meno, dan Air.

Memanjakan mata dengan alam terbuka di atas bukit merupakan moment yang di nanti-nanti setiap orang. Dalam kesempatan tersebut, saya melihat sekeliling bukit sembari menghirup udara segar.

Tak sengaja terlihat di bawah bukit, nampak seorang nelayan dengan perahu layar sederhana, melintasi laut dengan bantuan hembusan angin. Saya pun mengambil gambarnya walaupun jaraknya lumayan jauh. Tapi, karena menggunakan kamera canon Powershot SX540 HS, sehingga resolusi gambarnya pun sangat tajam dan jelas. 

 

Baca Juga :


Dengan semangat mencari nafkah di tengah laut, tanpa seorang teman atau keluarga yang menemani. Ia pun menyusuri lautan, terombang-ambing oleh buih-buih ombak yang tak bersahabat. Namun ia tak pernah menyerah untuk terus berlayar walupun seorang diri. Saya melihat dengan jelas melalui lensa kamera. Ia begitu teguh, mengarahkan perahunya, terbukti dari raut wajahnya yang tak terlihat keluhan sebagai seorang nelayan.

Tanpa kami tahu namanya dan asalnya, karena mustahil bagi kami untuk berbincang-bincang dengannya untuk menanyakan sekilas tentang pekerjaannya sebagai nelayan. Karena jarak memisahkan, kami berada di atas bukit. Sedangkan Ia, berada di tengah laut.

"Ko' berani sekali ia pergi mencari ikan di tengah laut, tanpa seorang teman yang menemani. Bagaimana kalau terjadi apa-apa? Kan Gak ada orang yang tahu," tanya temanku. 

Saya pun menjawab sembari melihat nelayan tersebut, yang semakin menjauh dari pandangan kami.

"Upppssszzz,,,,,Ia kan sudah terbiasa mencari nafkah di tengah laut, jadi  kamu gk usah beranggapan yang nggak-nggak," jawab saya. "Kita doakan saja, semoga hasil tangkapannya banyak," tambah saya.

Ia pun semakin menjauh dari pandangan kami, keteguhan yang singkat kami saksikan dari seorang nelayan tersebut, tanpa ia sadari bahwa kami telah mengambil gambarnya dan menceritakan tentangnya. 

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke pantai Nipah. Di tengah laut, seorang nelayan telah mengirimkan pelajaran buat kami. "Bagaimana menjalani hidup dengan terus berjuang tanpa putus asa, walaupun kita berada di tengah samudra yang luas. Terombang-ambing oleh ujian dan cobaan yang tidak terarah,"



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan