logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tekan Pernikahan Dini, Dorong Raperda Inisiatif

Tekan Pernikahan Dini, Dorong Raperda Inisiatif

Mataram – KM. Dalam rangka memperkuat isyu Gerakan Anti Merariq Kodek (GAMAQ), Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memperluas mitra kerja dengan

Rupa-Rupa

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
10 April, 2018 12:13:51
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 459 Kali

Mataram – KM. Dalam rangka memperkuat isyu Gerakan Anti Merariq Kodek (GAMAQ), Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memperluas mitra kerja dengan Aliansi Yes I do. Lembaga ini telah mengintervensi kegiatan koordinatif antar SKPD dalam institusi koordinasi lintas sektor yang biasa disebut District Working Group (DWG).

Institusi ini terdiri atas DP2KBP3A, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas PMD, PKBI NTB, dan beberapa institusi lainnya yang relevan untuk menguatkan program perlindungan anak dan kesetaraan gender di Lobar.

Aliansi ini diketahui telah mengintervensi kegiatan di DWG sejak tahun lalu. Lembaga yang dibiayai oleh konsorsium Lembaga Swadaya multinasional yang terdiri atas Rutgers, WPF Indonesia, PLAN International, dan beberapa LSM lainnya pun memiliki sasaran kerja di beberapa daerah di Indonesia selain Lobar.

Setelah memperkuat sosialisasi perlindungan anak dan mencegah pernikahan dini yang digaungkan selama dua tahun terakhir, Aliansi Yes I Do kembali mengintervensi Pemkab Lobar melalui aneka rencana kegiatan yang disusun melalui kegiatan workshop. Workshop kali ini bertema "Penguatan Gender Transformatif dan Penyusunan Rencana Kerja Tahunan DWG" dan diselenggarakan sejak 9-10 April di Hotel Santika Mataram.

Untuk diketahui, peran DWG dan Aliansi Yes I Do dalam menekan angka pernikahan dini sangat signifikan. Sejak ditetapkan sebagai Kabupaten Ramah Anak dan mampu meraih Anugerah Paramita Ekapraya, Lobar telah sukses mensosialsasikan bahkan menurunkan angka tersebut.

Salah seorang anggota DWG dari unsur DP2KBP3A Lobar, Erni Suryana memaparkan, tahun 2015, pernikahah dini di Lobar mencapai 57%. Tutup tahun 2017 lalu, daerah ini mampu menurunkannya sampai 22%.

 

Baca Juga :


Dalam penyusunan rencana kerja (renja) tahun 2018 ini, Aliansi Yes I Do menawarkan lebih dari 15 program kerja yang dipaparkan oleh salah seorang staffnya, Bunga Damai Prasasti. Harapannya adalah, dapat mendorong komitmen masyarakat, terutama Kepala Daerah dalam menguatkan isyu utama, yaitu menekan angka pernikahan dini di semua kalangan.

Dalam sesi diskusi, salah seorang unsur DWG dari Dinas Kesehatan Lobar, H. Abdullah, SKM., M.QIH, bahkan mendorong hasil kegiatan tahun ini untuk meningkatkan komitmen daerah. "Kita bisa menyusun Rancangan Perda melalui inisiatif DPRD, bukan hanya dengan Surat Edaran Bupati," ujarnya seraya menyebut nama salah seorang anggota DPRD dari Komisi IV yang berkomitmen untuk membantu.

Harapan itu pun disambut baik oleh coordinator Aliansi, Ahmad Hidayat. Kata dia, dengan praktik lapangan, kegiatan ini akan banyak mendapat dukungan masyarakat. Artinya, kalau berhasil menyusun regulasi, ini akan luar biasa, karena didukung banyak pihak. Kami sudah mempresentasikan kegiatan dan prestasi para remaja dan siswa-siswi di SMPN 1 Kediri. Ada hal unik ketika anak-anak yang rentan yang bersuara," katanya.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Lobar, H. Rahman Sahnan Putra ini, juga dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Munawir Haris dan beberapa mitra yang tergabung dalam DWG. Rencananya, esok hari (hari ini, red.) mereka akan menyusun pakem merariq (menikah) sebagai dasar kultural menguatkan isyu untuk menurunkan angka pernikahan dini di Lobar.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan