logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ketika Durian Ikut Kontes

Ketika Durian Ikut Kontes

NARMADA, KM. Siapa yang tidak mengenal buah durian. Bagi penikmat buah durian, pasti mengetahui bahwa, buah durian termasuk buah yang paling

Rupa-Rupa

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
05 Maret, 2018 13:51:14
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 18394 Kali

NARMADA, KM. Siapa yang tidak mengenal buah durian. Bagi penikmat buah durian, pasti mengetahui bahwa, buah durian termasuk buah yang paling mahal dan dijuluki "Raja Buah". Namun jangan tertipu dengan penampilannya. Dari luar, buah ini tampak “sangar” dengan balutan duri tajam dan keras. Ketika dibuka, kita akan menemukan daging buah yang rasanya manis dan gurih, ditambah aroma khas yang menyengat. Tak heran jika penggila buah durian tidak bosan berburu buah musiman ini. Bagaimana jadinya jika buah berduri ini dikonteskan?

Sabtu (3/3) pagi lalu, parkiran Taman Wisata Sesaot, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, tampak ramai dipenuhi puluhan petani durian wilayah Narmada. Para petani datang untuk mengikuti kontes durian yang digelar oleh Yayasan Durian Nusantara 2018 bersama Dinas Pertanian Lombok Barat (Lobar) dan pihak desa setempat.

Bak peragawan, puluhan buah berduri itu diperlihatkan berjajar memanjang. Aroma menyegat menggugah selera, sontak tercium begitu puluhan durian berbagai jenis itu dibelah.

Daging buah yang berwarna kuning cerah dengan tekstur berbeda-beda, membuat siapa saja yang melihatnya ingin segera menyantapnya. Tentu saja, yang namanya kontes pasti akan ada yang menjadi buah terbaik dengan kriteria unggulan yang menjadi juaranya.

Tak tanggung-tanggung, untuk mencari durian unggulan itu, juri yang sudah malang melintang di dunia ekspor impor didatangkan untuk menilai. Rasa manis sedikit pahit, hingga tekstur daging yang tebal dan berbiji kecil menjadi kriteria penilaian. “Kontes buah durian ini yang kedua kalinya, yang pertama pada tahun 2017 dan sekarang kembali digelar. Alhamdulillah tahun ini sudah bertambah pesertanya sekitar 67 (peserta),” ungkap Reza dari Perwakilan Yayasan Durian Nusantara.

Kontes ini kata Reza, sebenarnya tidak hanya digelar di Lobar saja. Namun juga digelar di berbagai daerah penghasil durian di wilayah Indonesia lainnya. Durian lokal yang memenangakan kontes ini akan menjadi produk unggulan. Nantinya, bibit sang juara akan diperbanyak dan dibudidayakan untuk selanjutnya menjadi produk yang akan dipasarkan hingga keluar daerah. Selain menerima hadiah uang tunai, bibit sang juara juga akan didaftarkan ke Kementerian Pertanian untuk disebar ke seluruh daerah di Nusantara. Bisa jadi buah yang mendapat piagam ini harganya bisa tiga kali lipat dari sebelumnya. Makanya, salah satu syaratnya juga (dalam penilaian), sebelum dinyatakan sebagai juara, harus ada ditunjukan pohonnya. Jadi bukan dibeli dari pasar. Karena nanti pohonnya akan dikembangbiakkan di lokasi induknya.

Durian di Indonesia diketahui sangat beragam dengan kandungan minyak, tekstur, aroma dan rasa yang berbeda dari ekosistem yang berbeda pula. Berbeda dari negara tetangga, durian Indonesia memiliki karakter yang khas di setiap jenisnya.

 

Baca Juga :


Kontes durian yang digelar untuk kedua kalinya di wilayah Sesaot ini, mendapat apresiasi dari pihak pemerintah desa setempat. Terbukti dari meningkatnya jumlah peserta, berawal dari 30 menjadi 67 peserta dengan berbagai jenis durian yang ditampilkan. Ini artinya, lanjut Reza, menunjukkan berbagai potensi pertanian yang ada di wilayah Lombok Barat (Lobar), khususnya di Kecamatan Narmada sehingga sangat bagus untuk dikembangkan kedepanya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sesaot, Yuni Hari seni mengemukakan, kegiatan kontes durian ini juga dihajatkan sebagai ajang silahturahmi dan pertemuan dari para pemilik dan penjual durian. Demikian pula dukungan juga support dari Kepala Kepala Dinas Pertanian Lobar H. Muhur Zohri. Kata dia, melalui kontes ini, durian Lobar dapat diperkenalkan ke seluruh Nusantara nantinya. Pihaknya pun beharap, durian Lobar ini dapat menjadi juara di tingkat nasional. “Semoga bisa kita daftarkan di Kementerian Pertanian untuk dilepas sebagai varietas unggulan nasional di Republik Indonesia," harap Muhur.

Hal senada pun disampaikan oleh Kadis Pertanian Provinsi NTB melalui Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura, Wardi. Menyatakan, dengan kontes ini, nantinya varian durian ini dapat menjadi aset berharga Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Lobar untuk menjadi unggulan dan tidak kalah saing dengan durian lain di Indonesia. Menurut Wardi, alas an kegiatan kontes ini digelar di Taman Wisata Sesaot, karena salah satunya alternatifnya untuk menggaet para wisatawan untuk datang berkunjung ke lokasi daerah NTB khususnya di Lombok Barat.

Sebagai juara dalam kontes durian tersebut, jatuh pada Dusun Batu Kantar sebagai juara pertama. Diikiujti Dusun Gontoran dari Desa Sesaot sebagai juara kedua. []



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan