logoblog

Cari

Tutup Iklan

Desa Wisata Buwun Sejati, Bukti Desa Sekawan Sejati

Desa Wisata Buwun Sejati, Bukti Desa Sekawan Sejati

Sejak dicanangkan sebagai Kampung Kreatif dengan unggulan wisata hutan awal tahun 2017 lalu, Desa Sesaot, Desa Pakuan dan Desa Buwun Sejati

Rupa-Rupa

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
23 Februari, 2018 12:59:21
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 14790 Kali

Sejak dicanangkan sebagai Kampung Kreatif dengan unggulan wisata hutan awal tahun 2017 lalu, Desa Sesaot, Desa Pakuan dan Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada, secara bersama-sama disebut sebagai Desa Sekawan Sejati. Ketiga desa ini terus berinovasi dalam meningkatkan daya tariknya masing-masing.

Satu dari tiga desa tersebut yakni Desa Buwun Sejati, secara resmi mengenalkan konsep Desa Wisata kepada masyarakat setempat. Desa Wisata secara resmi dilaunching oleh Wakil Gubernur NTB, H. Moh. Amien bersama Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid, Sabtu (27/1). Kegiatan launching dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pariwisata Lobar, Ispan Junaidi, Kepala Balai Kemasan NTB, Toga dan Toma desa setempat.

Desa Buwun Sejati sendiri terdiri dari lima dusun, di mana tiap dusun memiliki potensi masing-masing. Ada berpoteni di bidang seni budaya, kerajinan tangan dan keindahan alam.

Selain dapat menikmati keindahan alam dan budaya Lombok, di sini para wisatawan juga dapat menyaksikan wujud toleransi beragama yang dijalankan oleh para warganya. Konsep Desa Wisata di Desa Buwun Sejati, tercetus dari sang Kepala Desa, Bambang Kurdi Sartono. Potensi yang beragam dan melimpah di desanya, membuatnya optimis desa yang dipimpinnya dapat berkembang. “Desa Buwun Sejati memang kaya potensi. Saya yakin desa ini akan maju dan berkembang jika dibangun dengan kebersamaan dan semangat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid menyatakan keseriusannya menjadikan industri pariwisata sebagai produk terdepan di wilayahnya. Secara bertahap, pembenahan dan inovasi terus dilakukan. Bupati yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada serentak 2018 ini menekankan, agar potensi lokal untuk kebutuhan wisatawan terus ditingkatkan. Kata dia, kebutuhan wisatawan harus disiapkan 50 persennya dari potensi lokal sebagai penunjang dan daya tarik wisatawan. Kebutuhan tersebut seperti fasilitas pendukung, kuliner dan kebutuhan lain agar wisatawan betah untuk berlibur.

 

Baca Juga :


Selain Desa Buwun Sejati, bupati rencananya juga akan melaunching Gunung Sasak (Kecamatan Kuripan) sebagai destinasi wisata alam yang baru di Lombok Barat. “Sebentar lagi Gunung Sasak kita launching dan akan kita bangun rukyatul hilal di atasnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB H. Moh. Amien berharap, agar Desa Wisata dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di NTB. Senada dengan bupati, Amien juga meminta, seluruh desa agar dapat lebih inovatif untuk mengembangkan sumber daya alam, pertanian, budaya serta menyiapkan kebutuhan wisatawan. “Silahkan kembangkan potensi yang ada dengan tetap menjaga nilai budaya keagamaan,” pungkasnya.

Usai acara seremoni launching, para tamu undangan bersama masyarakat menikmati hidangan khas Lombok seperti pelecing kangkung, urap, beberuk dan lainnya. Bahkan, para wisatawan asing yang juga hadir tampak lahap menikmati hidangan yang disajikan dengan cara Begibung. Begibung menurut desa setempat, merupakan tradisi makan bersama dengan menikmati sajian dalam sebuah wadah atau nampan berisi nasi, lauk pauk, baik oleh tiga atau empat oorang. Tidak sekedar makan bersama, dalam tradisi Begibung ini terkandung banyak makna kebersamaan. Tidak memandang pangkat dan jabatan, kaya atu miskin tetap makan bersama dalam satu wadah.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan