logoblog

Cari

Tutup Iklan

Matahari Di Atas Tangan, Kado Spesial Untuk Tahun 2018

Matahari Di Atas Tangan, Kado Spesial Untuk Tahun 2018

Setelah lama dalam masa kerja keras, saya mencari suasana baru untuk menghilangkan rasa setres yang ada dipikiran. Saya ingin mencari keunikan

Rupa-Rupa

Firman PurnaWirawan
Oleh Firman PurnaWirawan
13 Desember, 2017 21:04:34
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 9284 Kali

Setelah lama dalam masa kerja keras, saya mencari suasana baru untuk menghilangkan rasa stress yang ada dipikiran. Saya ingin mencari keunikan yang belum aku rasakan sebelumnya. Lombok adalah tempa tinggalku, meski memiliki beribu keindahan namun tidak ada yang membuatku diam untuk terkejut.

Suasana baru di tahun baru yang sebentar lagi datang, dan sampai saat ini aku belum menemukan sesuatu yang akan aku berikan untuk tahun yang akan datang  ini. Waktu yang semakin cepat dan akupun berpikir cepat untuk memberikan kado spesial. Supaya tahun 2017 ini akan aku kenang kembali momen indah yang pernah aku lakukan sebelumnya.

Mencari dan mencari, itulah beban pikiranku hingga saat ini. beberapa bulan lalu, aku pernah mampir disebuah desa kecil namun memiliki banyak keindahan, bahkan ikon pulau Lombok pun nampak jelas dari sana, pasti kalian tahu dimana. Iya jelas di Desa Sembalun Lombok Timur.

Awalnya saya ingin pergi untuk berlibur setelah hari kemenangan tiba (Lebaran Puasa), inginku melihat suasana Desa Sembalun, tempat para wisatawan asing maupun lokal berlibur. Namun karena begitu sore saya kunjungi akhirnya saya memutuskan untuk bermalam di Sembalun. Untungnya saya memiliki sahabat di sana yang bernama Rohiman. Alhamdulillah kami bisa beristirahat rumahnya.

Ketika malam datang, kami bersunda gurauan, canda tawa yang kami rasakan malam itu, meskipun rasa dingin yang menyelimuti badan, namun tak apa lah, yang penting kami bisa bersama itupun silaturrahim juga. Setelah selesai Shalat Isha, saya berusaha untuk keluar bersama untuk merasakan dinginnya malam di bawah jutaan bintang dan hanya diterangi cahaya bulan. Tak lupa juga saya membuat api unggun untuk menghangatkan badan.

Beberapa jam kemudian, saya kembali untuk beristirahat, untuk keliling besok pagi hingga sore. Karena saya ingin tahu rasanya berada di sebuah Desa yang hanya dikelilingi dengan gunung atau perbukitan.

 

Baca Juga :


Pagi pun datang, mataharipun timbul di sebelah Timur untuk memancarkan sinarnya ke bumi ini. Ia kembali untuk menerangkan segala hal yang tercipta ini dan sayapun memulai star keliling dari tempat istirahat menuju keindahan yang ada di kediaman Sembalun ini.

Setelah seharian keliling mulai dari air terjun mangku sakti hingga rumah pohon akhirnya saya inginkan hal yang berbeda lagi. Biasa sajalah penutup wisata setelah seharian pasti ada. Yaaa tentunya adalah Sunset. Kenapa saya suka banget dengan sunset ini, mungkin karena warna langit yang kemerah jinggaan atau mungkinkah karena matahari tenggelamnya setelah menyinari buminya selama seharian.

Sunset ini bisa kita temukan di pantai, bukit, gunung, dan dataran tinggi lainnya. intinya sunset ini hal yang paling indah dari pada lainnya.



 
Firman PurnaWirawan

Firman PurnaWirawan

Nama saya Firman Purnawirawan. Saya kuliah di IAIN MATARAM dan masuk organisasi para sahabat yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Saya anak ke dua dari tiga bersaudara.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan