logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sandiman di NTB Masih Minim

Sandiman di NTB Masih Minim

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ternyata masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Persandian yang biasa di sebut Sandiman. Hal

Rupa-Rupa

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
16 November, 2017 13:07:03
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 4553 Kali

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ternyata masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Persandian yang biasa di sebut Sandiman. Hal ini di akui oleh Kepala Bidang Persandian dan LPSE Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi  (Diskominfotik) NTB, H. Mahmud AKS, M. Si, saat diwawancara usai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan bimbingan teknis Bimtek) penentuan tingkat kerahasiaan informasi berklasifikasi di ruang pelatihan Persandian dan LPSE, Rabu (15/11).

Menurut Mahmud, Dalam era teknologi informasi modern dikenal internet dan komputer yang mampu mentransmisikan secara elektronis (komunikasi elektronis) segala bentuk data informasi secara cepat, tepat, efektif efisien serta convenient (nyaman, gampang).

Bahkan para industri teknologi informasi meng-claim dapat pula menjamin konfidensialitas (kerahasiaan) berita/informasinya dalam sistem komunikasi yang umum dan terbuka itu. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya sebuah informasi sehingga telah mampu menggeser peperangan, dari perang konvensional menjadi perang informasi yang secara langsung tidak menyebabkan korban jiwa, namun berdampak pada berbagi spektrum, baik militer, politik, sosial, ekonomi, keamanan dan lain sebagainya.

Adanya sosialisasi persandian ini menjadi sangat strategis guna memberikan pemahaman dan kesadaran yang lebih terhadap pentingnya pengamanan informasi rahasia Negara di Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten /kota, sehingga dapat lebih bijak dalam menangani informasi yang bersifat umum dan rahasia.

Dari evaluasi yang kita kemas dalam FGD banyak hal yang kita angkat dan pecahkan, antara lain, permasalahan-permasalahan yang di hadapi teman-teman di kabupaten/kota, masih kekurangan SDM di bidang Persandian dan buta memahami kegiatan Persandian,” ujar Mahmud.

Kekurangan Sandiman  sebutan untuk  petugas yang memiliki tanggung jawab, hak, dan wewenang secara penuh untuk melakukan pengamanan informasi Negara melalui persandian, di Provinsi NTB menjadi catatan khusus Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)

Sehingga Lembaga sandi Negara (Lamsaneg) sudah membuka peluang untuk memprioritaskan Provinsi NTB untuk memberikan kesempatan mengikuti pelatihan di Lamsaneg Jakarta.

 

Baca Juga :


Lamsaneg juga merencakana membuka peluang untuk melaksanakan pelatihan dasar sandiman di badan diklat yang ada di Provinsi NTB.  Yang menjadi narasumber akan di datangkan dari Lamsaneg. Untuk pelatihan dasar memerlukan alokasi waktu sekiat 2 bulan.

“Untuk pengamanan kepala daerah kita masih membutuhkan Sandiman dari Lamsaneg,” kata Mahmud.

Sesuai standar, untuk pengaman pimpinan daerah dibutuhkan 1 tim yang terdiri dari  3 tenaga Persandian yaitu Sandiman.

Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintah di bidang persandian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Lemsaneg menyelenggarakan fungsi: Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang persandian; Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas lemsaneg; Fasilitas dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang persandian; Penyelenggaraan pembinaan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hukum, persandian, perlengkapan dan rumah tangga. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan