logoblog

Cari

Tutup Iklan

TVRI Nasioanal tertarik dengan kemajuan Desa Wisata Masmas

TVRI Nasioanal tertarik dengan kemajuan Desa Wisata Masmas

Melihat perkembangan Desa Wisata Masmas yang terus meningkat dengan pesat, Baik soal perbaikan infrastruktur, peningkatan Ekonomi,  Pendidikan dan Aspek-aspek lain sebagai

Rupa-Rupa

KM Kaula
Oleh KM Kaula
09 November, 2017 09:05:15
Rupa-Rupa
Komentar: 1
Dibaca: 2338 Kali

Melihat perkembangan Desa Wisata Masmas yang terus meningkat dengan pesat, baik soal perbaikan infrastruktur, peningkatan Ekonomi, Pendidikan, dan Aspek-aspek lain sebagai efect positip dari kegiatan wisata yang dikelola oleh Koordinator Kampung Media Kaula, Telah menarik perhatian Televisi Nasional dalam hal ini TVRI nasional Jakarta untuk kembali meliput segala aktifitas warga di Desa Wsiata Masmas.

Pagi-pagi sekali sekitar pukul 05.30 menit sebuah mobil avanza warna silver bernomor plat merah yang bertuliskan TVRI NTB berhenti dan parkir di depan sekretariat Kampung Media Kaula yang sekaligus menjadi pusat berbagai kegiatan yang di kelola di Desa Wisata Masmas. Mulai dari kantor KaPe VBT yang meng-organize kegiatan wisata, kemudian Pondok Santri yang bertugas khusus mengkader para pemuda dan masyarakat desa Masmas untuk menguasai bahasa Inggris, dilanjut dengan sekretariat CV Of VBT yang berkepanjangan Cleanness Volunteer Of Village Based Tourism yakni sebagai relawan kebersihan yang khusus menangani kebersihan di wilayah desa Masmas terutama sekali jalur yang di lalui oleh para wisatawan ketika tour.

Banyaknya kegiatan yang dikelola dan di sentralkan di satu tempat tersebut menjadi latar belakang kenapa sekretariat tersebut oleh pengelola menamakannya Sekretariat Bersama.

Indra Alvian demikian nama penanggung jawab acara yang dari Jakarta, begitu turun dari kendaraan dan setelah sedikit berbasa basi dengan pengelola sebagai lanjutan atas komunikasi via telpon yang sudah dilakukan dua hari sebelumnya, mulai sibuk mengatur personilnya yang sebagian besar berasal dari TVRI NTB. Sebagaimana layaknya seorang sutradara Indra Alvian mengatur segala proses termasuk short-short yang harus diambil dan posisi wawancara yang harus di record.

Yang direcord pagi itu mula pertama adalah kegiatan pondok santri, yaitu sebuah kegiatan para pelajar yang diistilahkan santri untuk berhenti sejenak sebelum sampai di sekolah di sebuah tempat yang diistilahkan pondok santri yaitu di sekretariat kampung media atau sekretariat bersama sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya untuk belajar bahasa Inggris. Tidak kurang dari 70 an anak dari berbagai jenjang pendidikan yang tentu dengan uniform masing-masing datang dan masuk satu persatu kesekretariat untuk kemudian setelah melakukan doa bersama, mereka di bagi menjadi 6 kelompok sesuai dengan tingkat kemampuan mereka dalam bahasa inggris untuk kemudian dibimbing oleh salah seorang pembimbing yang diistilahkan tutor sebaya, yaitu salah seorang dari teman mereka atau kakak kelas mereka yang mempunyai kemampuan lebih dalam bahasa Inggris untuk  menjadi pembimbing alias guru muda.

 

Baca Juga :


Setelah merasa rampung untuk mengambil gambar seputar kegiatan pondok santri, termasuk mewawancarai pengelolanya, kegiatan dilanjutkan ke kantor desa untuk menemui kepala desa, mewawancarainya juga mengajaknya untuk menunjukkan lokasi yang sudah berhasil dipetakan menjadi gubug sayur. Selesai dari gubug sayur shootting dilanjutkan ke kelompok ketak baru diakhiri di tempat pembuatan kerupuk bonggol pisang.

Seperti apa detail dari kegiatan seputar desa wisata Masmas yang diliput oleh TVRI Nasional untuk yang kedua kalinya ini?, saya kira tentu akan lebih bagus kalau kita liat langsung hasil liputannya nanti di TVRI. Tunggu tanggal mainnya.



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. desaaikbual2010

    desaaikbual2010

    10 November, 2017

    mantappp slalu jadi inspirasi


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan