logoblog

Cari

Tingkatkan Antisipasi Bencana, BPBD Lobar Gelar Workshop

Tingkatkan Antisipasi Bencana, BPBD Lobar Gelar Workshop

LOMBOK BARAT, KM. Paradigma penanggulangan bencana saat ini mulai menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Rupa-Rupa

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
10 Oktober, 2017 22:13:17
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 12504 Kali

LOMBOK BARAT, KM. Paradigma penanggulangan bencana saat ini mulai menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat (lobar), menggelar workshop Pembuatan Dokumen Rencana Kontijensi (rekon), Protap Penanganan Darurat Bencana serta Skenario Operasi Darurat Bencana, Selasa (10/10) di Ballrom Hotel Puri Indah-Mataram.

Salah satu nara sumber pusat sekaligus tenaga ahli BNPB, Agus Sardianso mengungapkan, penyusunan renkon ini, merupakan proses untuk menentukan prosedur operasional dalam merespon kejadian khusus dengan memaksimalkan sumberdaya dan kapasitas yang dimiliki oleh daerah. “Ini berdampak dalam merespon secara tepat waktu, efektif dan sesuai prosedur," paparnya.

Kata Agus, penyusunan renkon ini dapat meminimalisir dampak ketidakpastian, dengan melakukan pengembangan skenario dan proyeksi kebutuhan saat keadaan darurat,  harus dipahami dan disepakati oleh seluruh stakeholder yang ada.

Yang dimaksud Agus adalah, nanti kalau ada bencana banjir, sudah bisa memastikan, poskonya dimana, pos lapangannya dimana, jalur evakuasinya dimana, tempat penampungan pengungsiannya dimana, dan semua sudah tahu, siapa berbuat apa, serta  sumber daya apa yang disiapkan jika terjadi bencana.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (sekda) Lobar, H. Moh Taufiq dalam arahannya menyatakan, dirinya sangat berterimakasih kepada BNPB pusat yang telah memilih Lobar dalam menyusun dokumen  rencana kontijensi bencana. Ini perlu dilakukan, karena kata dia, melihat dari sisi geografis, wilayah Lobar rentan dengan terjadinya bencana. "Rencana kontijensi ini sangat perlu dibuat, karena nantinya akan melibatkan banyak sektor, baik dari instansi vertikal maupun dari OPD Lobar,” tandasnya seraya menambahkan, masyarakat serta organisasi masyarakat lainnya pun pwerlu dilibatkan, karena bencana ini tidak bisa dibebankan kepada satu OPD.

 

Baca Juga :


Sekda meminta, kedepannya BPBD Lobar mampu berinovasi, entah itu dengan aplikasi terbaru yang bisa mendeteksi akan terjadinya bencana secepat mungkin, agar masyarkat segera bisa mengevakuasi dirinya. "Saya berharap ini bukan acara ceremonial saja, tetapi mampu menghasilkan rencana kontijensi, bisa menentukan protap darurat bencana serta skenario operasi darurat bencana," harapnya.

Senada dengan sekda, Kepala BPBD Lobar, H. Najib berharap, hasil dari dokumen rekon ini, nantinya dapat di tindak lanjuti dalam bentuk peraturan bupati (perbup).

Hadir dalam acara workshop itu, dari berbagai instansi vertikal seperti, Polri, TNI, Basarnas, Bank NTB serta BMKG, dan sejumlah OPD lobar terkait. []



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan