Cari

Tutup Iklan

Khidmat Ramadhan di Mataram

Khidmat Ramadhan di Mataram

Langit pagi terlihat cerah. Kota Mataram sudah mulai kesibukannya, meskipun sebagian besar warganya sedang menjalankan ibadah puasa. Puasa memang tidak harus

Rupa-Rupa

Khidmat Ramadhan di Mataram

Khidmat Ramadhan di Mataram

Khidmat Ramadhan di Mataram

KM. Abiantubuh
Oleh KM. Abiantubuh
18 Juni, 2017 12:12:26
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 1708 Kali

Langit pagi terlihat cerah. Kota Mataram sudah mulai kesibukannya, meskipun sebagian besar warganya sedang menjalankan ibadah puasa. Puasa memang tidak harus membuat ummat muslim terhalang untuk melakukan aktifitas. Mereka yang berpuasa, justru harus lebih bergairah, karena segala tidak tanduknya dinilai ibadah oleh Allah yang Maha sempurna.

Ramadhan tahun ini, kota Mataram terasa berbeda. Ramadhan yang sangat khidmat dan meriah. Sepanjang jalan utama, dihiasi lampion warna warni. Berbagai kegiatan keagamaan, digelar di tempat-tempat ibadah. Yang paling mengesankan adalah kegiatan Khazanah Ramadhan yang dilaksanakan oleh dinas pariwisata provinis NTB. Khazanah Ramadhan tahun ini, menjadi lebih menarik karena menghadirkan para imam besar dari berbagai negara, untuk memimpin  shalat tarawih di Islamic Center Hubbul Wathan. Kehadiran para imam besar ini, menjadi daya pikat yang kuat, utamanya bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah qiyamullail atau shalat tarawih dengan nuansa kota suci Makkah. Nuansa kota suci Makkah sangat terasa, manakala lantunan bacaan kitab suci membahana dari kemerduan dan kefasihan para imam tersebut. Masyarakat dari luar kota Mataram seperti Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur, datang berbondong-bondong memadati IC Hubbul Wathan yang baru tahun ini resmi digunakan untuk beribadah.

Sebut saja Astar hadi warga Lombok Tengah, yang jauh-jauh datang ke Mataram bersama keluarganya. Ia mengatakan sangat bangga dan puas bisa hadir dan berjamaah dengan imam bersuara merdu. “saya mengapresiasi upaya pemerintah Provinsi NTB, yang mendatangkan para Imam besar untuk mengimami shalat tarawih” katanya. Ia mengaku datang sebelum magrib bersama keluarganya. Semoga kemeriahan seperti ini bisa di teruskan oleh pemimpin paska TGB, katanya.

Baca Juga :


Rhamadhan di kota Mataram menjadi kian khidmat. Alunan kalam Illahi, saling sahut menyahut dari satu masjid ke masjid lainnya hingga larut malam. Keberkahan  () -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan