logoblog

Cari

Diaini Senang Disana Senang ala Papuq

Diaini Senang Disana Senang ala Papuq

Okah…okah…mbe lain inak 2X ‘puq iye lalo eken ‘puq Lalo jual ubung ‘puq Ubung ulung   Okah…okah…ape te adeq am ‘puq eleq atas angkih ‘puq Elek alem emeq

Rupa-Rupa

ernawati
Oleh ernawati
24 Maret, 2017 20:44:36
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 9576 Kali

Okah…okah…mbe lain inak 2X

‘puq iye lalo eken ‘puq

Lalo jual ubung ‘puq

Ubung ulung

 

Okah…okah…ape te adeq am

‘puq eleq atas angkih ‘puq

Elek alem emeq ‘puq

 

Baca Juga :


Ait ecak…

Lirik lagu yang dinyanyikan ala bocah-bocah tersebut membuat saya teringat pada Papuq Okah, orang yang  penuh dengan senyuman, yang rela mengajarkan kami lagu tersebut. Perkenalan dengan beliau terjadi karena acara kepramukaan KMD. Beliau salah satu tutor (dalam pramuka disebut kakak; penulis) dalam kegiatan KMD tersebut. Nama beliau yang sebenarnya adalah SAHDI, kami memanggilnya kak Sahdi. Namun, beliau lebih terkenal dengan sebutan Papuq Okah. Entah apa yang membuat beliau dijuluki seperti itu, mungkin karena lagu Okah-Okah yang beliau ciptakan.

Papuq Okah bagi saya pribadi, seorang sosok yang bersahaja penuh dengan kesederhanaan dan selalu menampakkan wajah yang bahagia. Seolah-olah beliau tidak pernah punya masalah dalam hidupnya. Bagi beliau hidup itu harus dijalani dengan perasaan bahagia, karena hidup itu sendiri sudah sulit jangan sampai lebih dibuat sulit.

Di suatu kesempatan, papuq Okah juga pernah mengatakan bahwa pengangguran terenak itu ada di Lombok. Kaget dengan pernyataan beliau kami pun menanyakan alasannya. Ternyata menurut beliau banyak pengangguran di Lombok ini memiliki hidup yang enak. Artinya mereka kalau mau makan tinggal makan, tanpa harus bersusah payah bekerja terlebih dahulu bahkan difasilitasi kendaraan-kendaraan yang mentereng oleh orang tuanya. Pendapat beliau ada benarnya juga, seperti sekarang jumlah pengangguran yang makin bertambah banyak dan lapangan kerja yang tidak bisa menampung mereka semua. Keterjaminan hidup yang diberikan oleh orang tua membuat mereka kurang keinginan untuk membuat lapangan kerja sendiri. Hal itulah yang membuat mereka terlena dan menjadi manja.

Papuq Okah juga punya prinsip hidup yang patut ditiru, prinsip hidup yang diambil dari lagu anak-anak dengan sedikit tambahan. “Disini senang - di sana senang - dimana-mana hatiku senang – berkat Lailahaillalloh.” Sederhana memang, namun sarat akan makna. Hidup harus dijalani dengan pikiran yang positif dan rasa senang, karena dengan hidup seperti itulah hidup menjadi tenang. Ketenangan hidup akan membawa kebahagiaan, karena sejatinya hidup yang bahagia itu adalah hidup yang hanya mencari ridha Allah SWT semata.

Mengakhiri tulisan ini saya ingin menulis kembali prinsip hidup papuq Okah “ Disini senang - di sana senang - di mana-mana hatiku senang – berkat Lailahaillalloh” () -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan