logoblog

Cari

Tutup Iklan

Halal Bihalal Para Pengusaha Sukses

Halal Bihalal Para Pengusaha Sukses

Pagi itu Habib bersama tiga orang temannya mengendarai speda motornya cukup kencang kearah barat, karena pagi itu ada tiga kegiatan yang

Rupa-Rupa

KM Kaula
Oleh KM Kaula
04 Agustus, 2016 16:24:29
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 6778 Kali

Pagi itu Habib bersama tiga orang temannya mengendarai speda motornya cukup kencang kearah barat, karena pagi itu ada tiga kegiatan yang harus di ikuti di Mataram. Pertama kegiatan Halal Bihalal para pengusaha yang tergabung dalam komunitas TDA, kedua silaturrahmi dengan pengelola Sekolah Alam Sayang Ibu di Griye Lombok Barat dan yang ketiga adalah ramah tamah dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Karena Habib bersama teman-temannya memang berangkat sudah melewati waktu yang mereka predikisi sebelumnya untuk nyampai tepat waktu, maka mereka sampai di lokasi kegiatan pertama yang bertempat di Bale Bamboo Resto yang berada di sayang-sayang, mereka sedikit terlambat sekalipun memang acara belum dimulai tapi para peserta sudah banyak yang hadir, tinggal beberapa kursi saja yang penghuninya belum datang.

Setelah mereka mengambil snack yang dipersilahkan oleh panitia, beberapa orang teman yang sudah hadir duluan mempersilahkan mereka duduk di dekatnya. merekapun mengambil tempat duduk di kursi nomor dua dari belakang juga nomor dua dari depan, karena kursi memang dipasang berjejer tiga baris saja mengelilingi meja panjang yang berada ditengahnya.

Baru saja menikmati snack yang kami ambil, acarapun dimulai. Setelah dibuka oleh dua orang pembawa acaranya yang kami tidak sempat tanya namanya, acara dilanjutkan dengan beberapa pengantar, mulai dari Bambang Permadi Ketua TDA yang sekaligus menjadi ketua panitia pelaksanaan kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan Dr. Firmansyah kemudian ketua pegadaian kota mataram, berikutnya Anas Amrullah selaku senior di TDA yang kemudian dilengkapi oleh Nasrin sang pemilik Jamu Sasambo baru kemudian dilanjutkan dengan diskusi.

Pada sesi diskusi yang dipandu langsung oleh pembawa acara. Salah seorang peserta yang lebih dikenal dengan panggilan Bimbo dari lombok Utara menceritakan kiprahnya yang dimulai jadi buruh kasar di sebuah perusahaan kemudian naik karier jadi manager di sebuah hotel dengan gaji yang lebih dari cukup dan bersamaan dengan itu sang Bimbo melakoni gaya hidup hedonis, Tapi berkat dorongan dan motivasi yang terus disampaikan oleh para sang mentor yang tergabung dalam senior TDA. Sang Bimbo sanggup merubah haluan dari gaya hidup hedonis yang nota bene tidak peduli dengan kehidupan sekitar justru berbalik 180 derajat dengan banyak melakoni kegiatan sosial, sehingga dalam satu tahun terakhir ini, sang Bimbo sudah berhasil membangun dua sekolah dan beberapa unit rumah tidak layak huni.

 

Baca Juga :


Sementara Habib yang diberi kesempatan berbicara juga dalam kesempatan itu mengatakan, “........... dari pengantar pertama dst saya menangkap bahwa bisnis itu sangat sederhana, ketika ada seseorang yang butuh sesuatu lalu ada orang lain yang berusaha memenuhi kebutuhan tersebut, maka disitu ada proses bisnis. Karena bisnis harus melibatkan minimal dua orang maka supaya bisnis itu bisa berjalan dengan baik harus ada sinergi dan kolaborasi. Dalam kontek inilah saya melihat belum terbagun sinergi dan kolaborasi yang baik antara semua stake holder yang akan berperan dalam memajukan bisnis itu sendiri. Contoh riel saja, kalau saya mau cerita bahwa kami di Masmas sudah menginstall sebuah program wisata, yang sanggup memberikan rasa aman,nyaman dan menyenangkan bagi para pengusaha, para pekerja yang butuh istirahat. Faktanya justru orang-orang berduit ketika mereka mau istirahat harus keluar negeri seperti Singapore, Australi, Malaysia, Brunai, Tailand dll, padahal mestinya kalau kita sepakat mau membangun ekonomi warga mestinya harus ke Desa Masmas. Begitu juga dengan para akademisi dan praktisi masih terlihat ada ruang kosong yang bisa menunjukkan belum terjalinnya sinergisitas yang baik”. Demikian kurang lebih pemaparan Habib ketika itu dengan penuh antusias dan terkesan berusaha menitip pesan untuk promosi programnya tentang desa wisata.

Setelah saling tarik, saling dorong  dan saling ajak dengan ungkapan-ungkapan philosofi para mentor yang bertujuan untuk memotivasi para peserta, Maka sang penggagas dalam hal ini Bambang permadi menutup kegiatan dengan mengambil kesimpulan tanpa kesimpulan. Sebagai pengunci dari kegiatan tersebut, pembawa acara meminta pembacaan doa yang disampaikan oleh Ust. Aldo, yang juga salah seorang mentor di TDA. () -01



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan