logoblog

Cari

Mimpi Masmas Mulai Terwujud

Mimpi Masmas Mulai Terwujud

Mimpi Masmas sudah mulai terwujud Lebih kurang tiga bulan lalu, secara khusus Pengelola Desa Wisata Masmas, dipanggil via telpon. Oleh Kabid Fisik

Rupa-Rupa

KM Kaula
Oleh KM Kaula
11 Mei, 2016 19:40:50
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 15696 Kali

Mimpi Masmas sudah mulai terwujud

Lebih kurang tiga bulan lalu, secara khusus Pengelola Desa Wisata Masmas, dipanggil via telpon. Oleh Kabid Fisik Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Bapppeda Lombok Tengah yang dijabat oleh Bapak Taufikurrahman Pua Note, M. Se. M. Eng. Atau yang lebih dikenal dengan panggilan “Pak Arman” Isi dari percakapan telpon tersebut, adalah pengelola diminta untuk datang ke kantor Bappeda, guna mendiskusikan tentang konsep Masmas.

Karena merasa ini adalah hal sangat penting, Maka Habiburrahman yusuf yang sering dipanggil Bapak habib, segera meluncur Ke Praya seketika itu juga. Tapi karena telponnya sudah agak siang, maka Habibpun nyampai di kantor  sekitar pukul 11.30. dan untuk lebih memanfaatkan waktu, diskusipun segera dimulaikan. Potongan percakapan dalam diskusi tersebut yang masih diingat pengelola adalah, “……..Begini Pak Habib, Saya merasa berhutang dengan pelinggih (anda ), karena sudah sering kali kita diskusikan tentang bagaimana mengembangkan Masmas pada khususnya dan Kawasan Utara yang sering disingkat KaULa pada umumnya, yang dipetakan menjadi kawasan Aik Meneng atau dalam Versi lain dipetakan menjadi kawasan Agro yang identik dengan kawasan Konservasi untuk menjaga kestabilan air untuk Lombok tengah, karena semua kita tau, bahwa Kawasan Utara Khususnya Kecamatan Batukliang Utara adalah Paru-Parunya, Jantungnya Lombok Tengah. Tapi sejauh ini kami dari Bappeda belum melakukan sesuatu apapun juga untuk mendukung itu semua. Maka pada kesempatan ini, Saya ingin mendengarkan dengan detail konsep pak Habib terkait Masmas sebagai Desa Wisata, apa yang menjadi kebutuhannya dalam rangka pengembangan tersebut, yang akan ditulis ditulis, digambar dan dihitung oleh teman-teman ini yang memang sangat ahli dibidangnya masing-masing. Yang mana konsep ini atau anggaplah proposal ini akan saya bawa ke Jakarta sore ini, jadi kita harus kejar waktu. Demikian Pak Arman, Bapak Kabid yang Ganteng itu, mengakhiri penjelasannya

Habibpun bercerita dengan detail soal perkembangan Desa Wisata Masmas, mulai dari intensitas pengunjung, kondisi hari ini, kemudian rencana pengembangan paket kedepan dan bagaimana harapan kedepan, lengkap dengan segala keluh kesahnya terkait dengan sentuhan pemerintah selama ini yang nyaris tidak ada sama sekali. Semua yang disampaikan habib ditulis oleh salah seorang stafnya pak Arman dengan tersistimatis dan sangat detail dan jelas.

Singkat cerita, setelah diskusi sempat diselingi dengan makan siang dan solat zuhur bersama, Akhirnya konsep tersebut rampung, lengkap dengan design dan RABnya yang mencapai akumulasi akhir sekitar 6.2 M. Setelah semuanya beres, maka sesuai rencana,Sorenya sang Kabid yang memiliki wajah selalu ceria dan ramah tersebut berangkat ke Jakarta untuk menemui kementrian.

 

Baca Juga :


Keesokan harinya, tepatnya malam hari sekitar pukul 7.30, Pak Arman kembali telpon ke Pak Habib., “Hallo….., Pak Habib, ini Saya sudah di Jakarta dan sekarang sedang sakit perut”. “Kenapa Pak?”, kata Habib terkejut. “ Ya…, Saya sakit perut, karena semua yang kita ajukan ke kementrian terkait konsep itu, semuanya diterima”. “Kalau diterima berarti mestinya kita senang dong…, kenapa jadi sakit perut?”sambut habib Penasaran, “ya…, Saya khawatir, nanti kalau program ini dikerjakan, bisa jalan atau  tidak?!”. “Ooh, kalau gitu jangan khawatir pak, karena apa yang kita tulis itu adalah apa yang sudah terjadi, tanpa dukungan itu juga kita tetap jalan apalagi kalau didukung, jadi kita jamin 100%lah jalan dan akan lebih baik yang pastinya”, demikian Habib meyakinkan Pak Arman yang oleh anak buahnya sering dipanggil Pak Belanda, lantara Beliau menyelesaikan Studynya di Belanda.

Waktu terus berputar, berbagai kegiatan lapangan terus dijalankan pasca itu, mulai dari survey lapangan, pengukuran, pemoretan, hitung ulang, design ulang, ukur ulang dan seterusnya, sampai pada minggu kemarin, semua proses itu dinyatakan final yang ditandai dengan kegiatan sosialisasi kontraktor. Karena proses itu sudah berada ditangan kontraktor, maka bisa dipastikan proses pengerjaan akan segera dilakukan dan itu artinya MIMPI MASMAS AKAN TERWUJUD. () -03



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan