logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ketua Terpilih Secara Aklamasi

Ketua Terpilih Secara Aklamasi

Manzadda wazadda berarti barang siapa yang sungguh pasti dapat, maka hal itu menjadi pedoman pada sosok tokoh yang selalu berjuang dengan

Rupa-Rupa

KM Sambalia
Oleh KM Sambalia
25 Desember, 2014 22:28:51
Rupa-Rupa
Komentar: 1
Dibaca: 3289 Kali

Manjadda wajadda berarti barang siapa yang sungguh pasti dapat, maka hal itu menjadi pedoman pada sosok tokoh yang selalu berjuang dengan penuh semangat tanpa menyerah dan mengeluh atas apa yang dia yakini, walaupun berbagai rintangan dan hambatan harus dihadapi. Dalam kepemimpinannya tak jarang beliau mendapatkan keritikan dan sorotan dari atasan ataupun bawahannya karena terkadang jiwa kepemimpinannya yang terkadang sulit dipahami oleh rekan-rekan seperjuangannya. Dalam perjalanannya memimpin PGRI Lotim yang berkedudukan sebagai ketua sosok Mahsin,S.Pd,MM yang terpilih pada masa kericuhan PGRI dengan pemerintah daerah atau Bupati Lotim pada tahun 2007 terkait perda tentang zakat profesi. Pada waktu tersebut PGRI Lotim yang di ketuai oleh L.Ahmad tidak berpihak pada anggota terhadap penolakan perda zakat. Sehingga Mahsin tampil bersama seluruh anggota PGRI Lotim untuk menyusun kekuatan dalam menolak perda Lotim yang menurutnya dan hukum Islam tidak ada dasar untuk melaksanakan hal tersebut.

Seluruh anggota PGRI Lotim pada tahun 2007 turun kejalan untuk mengadakan aksi penolakan terhadap perda zakat yang tidak berlandaskan hukum Islam. Selain aksi turun kejalan para anggota PGRI atau guru mengadakan mogok mengajar bahkan ketua PGRI NTB pada saat tersebut Drs.Subki pun ikut turun menyuarakan aspirasi anggota. Namun ketua PGRI Lotim yang diketuai oleh L.Ahmad pada saat itu tidak kunjung ikut menyuarakan aspirasi anggota, sehingga para anggota PGRI mengadakan konferensi luar biasa dengan menganti kepengurusan PGRI Lotim masa bakti 2004-2009 pada tahun 2007 yang dalam kesempatan tersebut terpilihlah Mahsin,S.Pd sebagai ketua PGRI Lotim (PAW).

Berkat kegigihan dan kesungguhan Mahsin dalam memimpin PGRI Lotim selama PAW sampai berakhir pada tahun 2009, maka pada tahun tersebut diadakan lagi pemilihan pengurus baru PGRI Lotim untuk masa bakti 2009-2014, maka Mahsin,S.Pd terpilih menjadi ketua PGRI Lotim dengan persaingan yang ketat. Bahkan pada saat tersebut pamannya pun ikut menjadi kandidat calon ketua PGRI Lotim, namun dalam orgsanisasi tidak ada namanya paman atau keponakan yang jelas harus berjuang untuk mencari dukungan sehingga mendapatkan kedudukan sebagai orang nomor satu di orgsanisasi PGRI Lotim. Berkat kegigihan dan keyakinannya untuk menjabat sebagai ketua PGRI Lotim masa bakti 2009-2014 maka akhirnya Mahsin,S.Pd menjadi ketua. Dimana pada saat tersebut Mahsin menjabat di birokrasi pemerintahan sebagai Kasi Dikdas Dinas Dikpora dan manager BOS Dinas Dikpora Lotim. Namun jabatan tersebut tidak begitu lama disandangnya, karena persaingan dalam politik di Dinas Dikpora akhirnya beliau dimutasi beberapa kali di lingkup Dinas Dikpora Lotim yang pada akhirnya dikembalikan menjadi guru.

Mutasinya menjadi guru pertama ke SMAN 1 Masbagik sekitar pada akhir tahun 2010, namun ditolak karena hanya ingin menjadi guru SD di SDN 3 Masbagik depan kantor Camat Masbagik. Dengan kondisi tersebut beliau tidak berputus asa untuk mengabdikan diri sebagai abdi Negara yaitu menjadi guru dan tetap optimis menjalankan organisasi PGRI Lotim dengan penuh keseriusan dan kesungguan dan selain itu beliau menyempatkan diri menempuh pendidikan di Pasca Sarjan (S2) di Unram dengan mendapat gelar Magister managemen (MM) dan pada sekitar tahun 2012 beliau dimutasi ke SMKN 1 Kota Raja sebagai guru bahasa Inggris, karena S1nya adalah pendidikan bahasa Inggris di STKIP Hamzanwadi Selong dan lansung ditarik menjadi dosen di STKIP Hamzanwadi Selong berkat prestasinya yang mendapat indeks prestari (IP) kumlaude setelah menyelesaikan pendidikanya.

Pada tahun 2013 beliau (Mahsin,S.Pd,MM) sukses mengantarkan Bapak Dr.H.Ali BD,SH,MH dan Drs.H.Haerul Warisin,M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur  berkat dukungan dan kerja kerasnya membangun komunikasi dengan seluruh anggota PGRI dan masyarakat Lotim. Sehingga dengan memperhatikan jasa beliau yang dianggap sangat berkontribusi dalam kemenangan Bapak Bupati dan wakil Bupati maka Mahsin diangkat menjadi Sekdis Dinas Dikpora Lotim pada tahun 2013. Dalam jabatannya sebagai sekdis Dikpora Lotim, Mahsin tidak serta merta melupakan organisasi PGRI Lotim yang telah mengantarkannya menjadi Sekdis, akan tetapi terus memperjuangkan hak-hak anggotanya (guru) yang terjolimi oleh pejabat yang berwenang dibawanya. Tidak jarang beliau (Mahsin) membatalkan mutasi untuk guru-gurunya yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan atau tidak sesuai dengan efektifitas peningkatan mutu dan prestasi bagi peserta didik.

 

Selain itu terkait dengan tunjangan sertifiksi guru, perjuangannya pun tidak setengah hati, malah dalam menajabat sebagai Sekdis Dinas Dikpora Lotim, beliau membuktikan keseriusannya memperjuangkan hak-hak anggotanya dengan terus memberikan pelayanan yang optimal, karena selain menjadi sekdis Dinas Dikpora beliau juga sebagai ketua PGRI Lotim yang sudah berkomitmen sejak awal untuk terus memberikan pelayanan pada semua anggota yang membutuhkan powernya. Seperti yang penulis lakukan yang juga sebagai guru di Lotim, yang beberapa kali meminta bantuannya dalam menyelesaikan masalah sertifikasinya yang tertunda akhirnya dapat terselesaikan dengan mudah tanpa harus melalui birokrasi yang panjang. Itulah karakter Mahsin,S.Pd,MM yang penuh dengan kesederhanaan dan kebersamaan.

Dengan memperhatikan kesederhanaan dan kebersamaannya dengan seluruh guru (anggota PGRI) se-Lotim yang dapat mengkondusifkan situasi Lotim dengan baik dengan berbagai pendekatan, kiranya Bupati Lotim Bapak Dr.H.Ali BD,SH.MH memberikan penilaian yang khusus terhadap Bapak Mahsin. Sehingga pada hari Senin tanggal 15 September 2014 Mahsin,S.Pd,MM dilantik menjadi Kadis Dinas Dikpora Lotim mengantikan Dr.Yanis Maladi,MH oleh Bupati Lotim. Dengan kedudukannya sebagai Kadis Dinas Dikpora Lotim, Mahsin,S.Pd,MM bukannya kacang lupa kulitnya, akan tetapi dalam kapasitasnya yang strategis Mahsin berusaha memberikan pelayanan yang optimal, terbukti dengan beberapa kali penulis datang ke kantornya untuk konsultasi selalu dilayani dengan baik.

 

Baca Juga :


Dengan kesederhanaannya tersebut maka semua pengurus PGRI dari Tingkat Ranting, Cabang dan Kabupaten dalam konferensi PGRI Lotim ke-21 untuk memilih pengurus PGRI Kabupaten Lotim masa bakti 2014-2019 di SMAN 1 Masbagik pada hari Rabu tanggal 24 Desember 2014, peserta konfrensi memutuskan untuk menetapkan Mahsin,S.Pd,MM secara aklamasi sebagai ketua PGRI Lotim. Karena menurut peserta konfrensi se-kab.Lotim bahwa sosok Mahsin yang pemberani dan cerdas masih sangat dibutuhkan oleh anggota PGRI Lotim, apalagi kedudukannya yang sangat strategis dalam birokrasi Dinas Dikpora Lotim tentu akan memberikan kontribusi yang positif terhadap kebijakan yang akan diberikan pada rekan-rekan guru. Apalagi begronnya yang sudah lama melalang buana pada dunia pendidikan sebagai guru, tentu perhatiannya untuk anggota PGRI Lotim akan lebih terfokus untuk memberikan pelayanan yang optimal.

Disebutkan pula oleh Mahsin dalam sambutannya yang membuat para peserta konfrensi mengakui kemampuan Mahsin dalam memahami PGRI secara menyeluruh karena pengalamannya yang sudah 7 tahun memimpin PGRI Lotim yang yang tidak diragukan lagi, sehingga peserta konfrensi merasa sangat bangga menjadi bagian dari PGRI yaitu dijelaskan bahwa dunia mengakui keberadaan PGRI dan disegani, karena PGRI telah dikenal sebagai organisasi perjuangan yang mengguanakan cara-cara yang cerdas dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Cara yang digunakan diantaranya dengan membangun hubungan diplomasi dengan pihak penguasa bukan dengan kekerasan atau dengan kekuatan otot, namun PGRI dalam mencapai tujuan yang diinginkan memiliki strategi dengan cara membangun kerjasama yang kuat dan dipercaya dengan penguasa atau pejabat pemerintah baik tingkat bawah sampai tingkat pusat bahkan internasional.

Selain tersebut di atas, Mahsin memaparkan lagi pemahamannya terhadap PGRI secara utuh dan menyeluruh, karena diakui bahwa beliau yang suka dan rajin membaca memahami bahwa PGRI memiliki 3 power/kekuatan yaitu kekuatan yang pertama adalah singking power (kekuatan berpikir), dimana PGRI yang terdiri dari para tokoh pendidik yang sehari-harinya bergelut dengan berbagai disiplin ilmu sehingga pemikirannya tidak lagi diragukan dalam mengambil keputusan terbukti dengan banyaknya pendidik yang masuk dijajaran birokrasi baik ditingakat bawah sampai pada tingkat pusat. Kekautan yang kedua adalah control power (kekuatan mengawal) yaitu dimana PGRI dapat mengawal kebijakan yang telah disepakati bersama untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Dan kekauatan yang ketiga adalah Frager power (kekuatan menekan) yaitu PGRI dengan masa yang besar dan memiliki pengaruh dimata masyarakat, maka PGRI dapat melakukan tekan terhadap penguasa yang tidak komitmen dengan janji dan kesepakatan yang telah disepakati.

Sehingga pada saat itu Mahsin berjanji jika diberikan kesempatan yang kedua lagi sebagai ketua PGRI Lotim masa bakti 2014-2019, maka beliau akan terus berjuang bersama anggota PGRI dalam mengontrol dan mengawal kebijakan pemerintah, bahkan Mahsin bersedia mempertaruhkan jabatannya sebagai Kadis Dinas Dikpora Lotim apabila dalam tuntutannya mensejahterakan anggota tidak dipenuhi oleh pemerintah Lotim. Pernyataan tersebut didengar lansung oleh selurun peserta konfrensi yang disaksikan oleh Setda Lotim (H.Rahman Farly) dan Ketua PGRI NTB (H.Ali Rahim) yang turut hadir dalam konferensi tersebut sebagai tamu undangan.

Mendengar pernyataan Mahsin tersebut oleh peserta konfrensi PGRI Lotim ke-21 di SMAN 1 Masbagik yang terdiri utusan 20 kecamatan se-Lotim yang berjumlah 423 orang, maka saat itu pula semua peserta konfrensi hiruk-piuk bersorak memberikan tepuk tangan dan dukungan penuh pada Bapak Mahsin,S.Pd,MM untuk menjabat lagi sebagai ketua PGRI Lotim masa bakti 2014-2019 secara aklamasi atau kandidat tunggal. Ternyata setelah sambutan tersebut selesai maka diadakan pemilihan pengurus PGRI Lotim oleh panitia yang dipimpin oleh pengurus PGRI NTB ternyata setelah pengusulan bakal calon pengurus, maka yang menjadi usulan seluruh anggota konfrensi sebagai ketua PGRI Lotim adalah Bapak Mahsin,S.Pd,MM. Dalam sejarah pemilihan ketua PGRI di Lotim baru pertama kali ini terjadi terpilihnya ketua secara aklamasi yaitu Bapak Mahsin,S.Pd,MM (Kadis Dinas Dikpora Lotim). (Alpan) - 05



 
KM Sambalia

KM Sambalia

TTL : Sambalia, 24 Februari 2014 anggota : 1.Kadir alpan alaydrus,S.Pd, 2.Adi Jumaidi,spd, 3.Oslan Nusifera, 4.Abdul Qudus,spd, 5.Raihanun,spd Email: kadiralaydrusspd@gmail.com, HP. 081805200292, 087763050848

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    26 Desember, 2014

    selamat buat pak Mahsin dan jadilah pemimpin yang baik.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan