logoblog

Cari

Parsel bukan Gratifikasi

Parsel bukan Gratifikasi

KM Sambang Kampung- Hari ini Rabu (23/7) aku berangkat melaksanakan tugas dengan penuh semangat, sebelum menggunakan pakaian dinas terdengar suara HP,

Rupa-Rupa

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
23 Juli, 2014 21:12:08
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 8227 Kali

KM Sambang Kampung- Hari ini Rabu (23/7) aku berangkat melaksanakan tugas dengan penuh semangat, sebelum menggunakan pakaian dinas terdengar suara HP, rupanya Kepala sekolah SMKN 1 Sambelia mengirim SMS beliau minta tolong supaya saya mampir di SMKN 1 Pringgabaya untuk mengambil blangko Ijazah. Setelah semua sudah siap saya pun berangkat menuju Sambalia dengan jarak tempuh 40 KM waktu perjalanan sekitar 1 jam setiap hari dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Smash.

Perjalanan dari Mudung Barat desa Anggaraksa menuju SMKN 1 Sambelia…..sungguh menyenangkan, perjalanan yang dinikmati tanpa beban meskipun jauh…kata Abu Macel (kepala Kampung) bahwa sebenarnya dekat tetapi lama diperjalanan….setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit sampailah di SMKN 1 Pringgabaya, saya pun teringat dengan SMS Kepala sekolah untuk mampir dan mengambil blangko Ijazah, rupanya orang tempat mengambil blangko Ijazah itu belum datang dan akan tiba di SMKN 1 Pringgabaya sekitar pukul 8.30 WITA, akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke SMKN 1 Sambalia karena disana tugas sudah menunggu.

Sayapun tiba di SMKN 1 Sambalia sekitar pukul 7.20 WITA mengikuti acara imtaq yang sudah disusun sesuai jadwal kebetulan hari ini adalah pembagian hadiah bagi peserta lomba imtaq, saya ditugaskan untuk membagikan para pemenang hadiah. Setelah semua acara dilaksanakan ahirnya saya bergegas ke ruang guru kebetulan KM Sambelia sedang memposting berita, dengan nada jengkel  Kadir Alidrus mengatakan wahhh…sinyalnya lelet sekali susah sekali mau posting berita. Sambil menunggu posting berita  Kami berdua berbincang tentang pengembangan Kampung Media kedepan.

Ditengah perbincangan yang mengasikkan itu HP saya berdering, rupanya dari Bendahara Dikpora Lombok Timur, terdengar suara khas yang lembut mengatakan Pak.. tolong ambil parselnya sekarang di kantor, saya pun menjawab ya..bu saya akan kesana. Sekitar pukul 11.45 menit saya berangkat dari sambelia menuju Selong akan menempuh waktu sekitar satu setengah jam.

Akhirnya pukul 13.00 saya tiba di Dikpora Lombok Timur, selanjutnya saya menunaikan sholat dzuhur di musolla, selesai sholat saya langsung masuk keruangan bendahara untuk mengambil parsel yang diberikan oleh Pemda Lombok Timur, untuk pertama kalinya saya menerima parsel karena baru 6 bulan bertugas di Lombok Timur sebelumnya di Sumbawa Barat.

 

Baca Juga :


Menerima parsel hati saya sangat gembira, saya merasa sangat dipehatikan karena melaksanakan tugas ditempat yang jauh, sekolah baru dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada di tempat tugas. Terlebih lagi pada saat ini kita sedang menjalankan ibadah puasa, sengan cuaca yang sangat panas tetapi tidak menyurutkan semangat untuk menjalankan tugas.

Parsel ini merupakan bentuk perhatian bukan gratifikasi, saya menulis ini karena kemarin saya membaca di Koran bahwa KPK melarang PNS menerima parsel. Meskipun isi dari parsel ini sederhana yaitu 1 buah kain, 1 kg minyak goreng, 2 kaleng wafer, 1 kg gula, 1 botol sirup  namun bagi saya bahwa ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap aparaturnya yang melaksanakan tugas dengan penuh semangat, jika aparatur tersebut malas-malasan maka parsel ini merupakan teguran untuk mau berubah diri dalam melayani masyarakat. Semoga hal ini terus diberikan untuk memotivasi kami yang bertugas didaerah yang jauh dari kota. (Uyik) - 01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan