logoblog

Cari

Perkembangan Satu Tahun Ponpes Darul Hikmah NW Tanak Beak Narmada

Perkembangan Satu Tahun Ponpes Darul Hikmah NW Tanak Beak Narmada

Masih teringat jelas satu tahun silam, bagaimana keringnya jalan utama, masuk ke tempat yang kini menjadi persinggahanku. pohon-pohon masih sangat terlalu

Rupa-Rupa

Jurnal Alfarizi
Oleh Jurnal Alfarizi
17 Maret, 2014 20:34:27
Rupa-Rupa
Komentar: 0
Dibaca: 13466 Kali

Masih teringat jelas satu tahun silam, bagaimana keringnya jalan utama, masuk ke tempat yang kini menjadi persinggahanku. pohon-pohon masih sangat terlalu kecil untuk meneduhkan panasnya matahari di musim kemarau tiba. rerumputanpun ikut tak menunjukan partisipasinya meramaikan tanah yang kini kami sebut sebagai tanah kampung naga. karena hanya ada naga yang berdiri melilit tiang beton sepanjang satu setengah meter.

di kala malam tiba, suasana seperti tak ada kehidupan yang sesungguhnya. hanya ada bantuan secercah cahaya lilin yang tak pernah saya tak syukuri. desel yang kami punya hanya di nyalakan saat ada siaran tv yang sangat menarik. Liga championpun tak setiap malam dapat kami tonton, hanya pada pertandingan yang kami anggap memanas baru kemudian kami tergesa-gesa mencari bensin untuk menghidupkan desel. 

 

Saat itu, saya baru duduk di semester III di salah satu kampus negeri di mataram, (IAIN Mataram) setiap ingin berangkat kuliah harus mandi dengan bekas ikan, karena memang air kamar mandi di alirkan dari sana, syukurnya adalah saya tak pernah merasakan sakit kulit seperti perkiraan para dokter yang ketika kita menggunakan air yang kurang bersih untuk mandi dan lain sebagainya maka kita akan sering terkena penyakit, dalam hati saya membantin dan bersyukur inilah berkah tuhan atas niat ikhlas melakukan perbuatan baik.*

 

Baca Juga :


Waktu terus berjalan dengan segala cara dan atas tuntunan petua kami, akhirnya satu tahun lebih sudah berlalu, kekeringan yang dulu kami rasakan kini berubah menjadi kesejukan yang luar biasa, rerumputan yang dulu enggan untuk tumbuh, kini tak sedikit para pengembala sapi datang ke tempat kami untuk menyabit, pohon yang dulu hanya sebatas pinggang kini sudah tak mampu tuk saya jumpai daunnya, lampu sudah tak menjadi permasalahan di setiap sudut area  sudah terpasang dengan tiang sederhana menjulang tinggi. ****
Sumber: http://repoknage.blogspot.com/2014/02/perkembangan-satu-tahun-pondok.html



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan